Kido Tetap Berbahaya
Posted by MaL2
|
Serangan Kido masih memimpin jauh di daftar ini. Terdapat perbedaan jumlah serangan hingga 30% antara pemimpin daftar ini (Kido) dengan posisi no 2 (Invader). |
Posted by MaL2
|
Serangan Kido masih memimpin jauh di daftar ini. Terdapat perbedaan jumlah serangan hingga 30% antara pemimpin daftar ini (Kido) dengan posisi no 2 (Invader). |
Posted by MaL2
Microsoft PowerPoint 2003 - Highlights Kata Kunci

Slide show yang Anda buat dengan Microsoft PowerPoint lebih banyak menyajikan teks. Agar presentasi yang disajikan tetap menarik, Anda dapat menampilkan sejumlah teks yang menjadi kata kunci dengan memberikan sentuhan warna yang berbeda. Jika dirasa kurang, Anda juga dapat mempercantik teks tersebut dengan sentuhan animasi berupa highlights yang bergerak. Bagaimana membuat animasi tersebut dalam Microsoft PowerPoint?
Tips:
Setelah menuliskan seluruh teks yang ingin ditampilkan dalam lembar presentasi, pilih salah satu kata kunci yang ingin diwarnai dengan memblok kata kunci tersebut. Selanjutnya, klik kanan di atas kata kunci tersebut dan pilih "Font". Dalam window "Font", pilih jenis, ukuran, dan warna font yang diinginkan. Jika semua proses tersebut telah dilakukan, klik tombol “OK”.
Selanjutnya, masuk ke dalam proses untuk memberikan sentuhan animasi. Pertama kali, pilih "Rectangle" yang terdapat dalam toolbar "Drawing" dan lakukan proses drag and drop di atas kata kunci yang akan diberikan sentuhan animasi. Setelah itu, pilih warna yang seakan-akan menutup teks kata kunci dengan cara klik kanan di atas "Rectangle" dan pilih "Format AutoShape". Pada window "Format AutoShape", pilih warna yang diinginkan di kolom "Fill Color" dan pilih "No Line" yang terdapat di kolom "Line Color". Selanjutnya, tutup window "Format AutoShape" dengan menekan tombol “OK”.
Kembali ke lembar presentasi yang sedang Anda buat, arahkan mouse ke menu "Slide Show" dan pilih "Custom Animation". Dalam window "Custom Animation", pilih menu “Add Effect | Entrance | Wipe”. Setelah itu, ubah Direction dengan memilih "From Left" dan "Speed" pada posisi "Medium". Agar kata kunci yang ingin ditampilkan berada di atas "Rectangle", Anda dapat mengubahnya dengan cara klik kanan di atas "Rectangle" dan pilih menu konteks “Order | Send to Back”. Sebelum disimpan, preview terlebih dahulu presentasi yang telah di buat dengan menekan tombol [F5].
Microsoft Excel 2003 - Memproteksi Dokumen

Anda memiliki sejumlah dokumen yang dibuat melalui Microsoft Excel dan ingin memproteksinya sehingga tidak sembarang orang dapat mengakses dan mengubah isi dokumen tersebut. Bagaimana langkahnya untuk melindungi dokumen tersebut agar tidak mudah diakses sembarang orang?
Tips:
Buka dokumen Microsoft Excel yang ingin diproteksi. Selanjutnya, arahkan mouse ke menu "Tools" dan pilih "Options". Untuk memproteksi dokumen Microsoft Excel, Anda dapat masuk ke dalam tab "Security". Setelah itu, Anda dapat menuliskan password yang berguna untuk melindingi dokumen Microsoft Excel agar tidak mudah dibuka oleh orang lain ke dalam boks "Password to open".
Selain itu, Anda juga harus menuliskan sebuah password ke dalam boks "Password to modify". Password yang di tulis dalam boks Password to modify berfungsi untuk melindungi dokumen agar tidak dapat dimodifikasi oleh orang lain. Setelah semua password Anda masukkan, selanjutnya klik tombol “OK”. Setelah itu, muncul window "Confirm Password" yang meminta Anda memasukkan password konfirmasi untuk membuka dokumen Microsoft Excel. Dalam window "Confirm Password" ini, Anda dapat memasukkan password konfirmasi yang sama dengan password dalam boks "Password to open" dan klik “OK”.
Selesai Anda memasukkan konfirmasi password untuk membuka sebuah dokumen, Anda diminta kembali untuk memasukkan password ke dalam window "Confirms Password". Kali ini, password yang Anda tulis harus sama dengan password dalam boks "Password to modify" dan kembali tekan tombol “OK”. Sekarang, dokumen Microsoft Excel yang akan dibuka maupun dimodifikasi telah diproteksi dengan pengaman password sehingga tidak mudah dibuka sembarang orang.
Microsoft Word 2003 - Menonaktifkan Secara Otomatis Sistem Penomoran

otomatisasi: Hilangkan tanda centang dalam boks Automatic numbered lists.
Anda sering membuat dokumen yang memanfaatkan feature Bullets and Numbering, terutama fungsi penomoran. Ketika Anda menyisipkan sejumlah daftar ke dalam sebuah dokumen dan ingin menyelesaikannya, fungsi penomoran tersebut dapat di non-aktifkan secara manual dengan menekan tombol [Enter] lalu menekan tombol [Tab]. Bagaimana jika Anda ingin menon-aktifkan fungsi penomoran ini secara otomatis?
Tips:
Langkah pertama yang harus dilakan adalah menuliskan seluruh daftar yang ingin dibuat dengan sistem penomoran ke dalam dokumen. Setelah selesai menuliskan seluruh daftar ke dalam dokumen yang ingin dibuat, Anda dapat menuju ke menu "Tools" dan pilih "AutoCorrect Options".
Program Microsoft Word akan menampilkan window "AutoCorrect" dan Anda dapat masuk ke dalam tab "AutoFormat As You Type". Proses selanjutnya, dalam tab tersebut Anda dapat menghilangkan tanda centang yang terdapat dalam boks "Automatic numbered list". Setelah menghilangkan tanda centang yang ada, proses tersebut dapat Anda akhiri perintahnya dengan menekan tombol “OK”.
Microsoft Word - Cara Cepat Menyeleksi Satu Kalimat dalam Paragraf
Untuk menyeleksi teks secara cepat, Anda bisa melakukannya dengan mudah melalui klik ganda teks. Begitu juga paragraf, Anda bisa mengklik tiga kali. Namun, bagaimana dengan satu kalimat dalam sebuah paragraf?
Tips
Kebanyakan pengguna Microsoft Word masih menggunakan cara manual untuk menyeleksi satu kalimat. Mereka menyeleksi mulai dari awal teks hingga akhir teks. Padahal, ada cara cepat untuk menyeleksi satu kalimat pada sebuah paragraf. Buka dokumen Word yang Anda miliki dengan Microsoft Word versi berapa saja. Selanjutnya, tekan tombol "Ctrl" lalu klik satu area di dalam kalimat yang ingin Anda seleksi. Secara otomatis, Microsoft Word akan menyeleksi satu kalimat secara utuh dengan warna hitam.
Microsoft Office - Cara Alternatif Membuka Menu Konteks
Selama ini, untuk membuka menu konteks, Anda harus mengklik kanan mouse. Di dalam Microsoft Word misalnya, Anda bisa menyeleksi beberapa teks lalu klik kanan. Menu konteks akan muncul dengan berbagai option di dalamnya untuk kebutuhan dokumen Anda, seperti copy, move, kompresi, dan masih banyak lagi. Bagaimana jika saat Anda mengedit teks kemudian secara tiba-tiba mouse Anda tidak bereaksi? Bagaimana memunculkan menu konteks?
Tips:
Anda masih bisa membuka menu konteks dengan cara lain. Tidak ada kursor mouse, Anda bisa memanfaatkan keyboard. Trik kecil ini berlaku untuk semua program yang ada dalam paket Microsoft Office. Penggunaan cara alternatif ini sebenarnya bisa menambah rasa nyaman dalam mengedit. Mengapa? Biasanya, kebanyakan orang saat mengedit hanya berfokus pada tombol-tombol keyboard. Oleh karena itu, saat Anda mengedit dokumen, coba seleksi beberapa teks yang ada di dalamnya. Kemudian tanpa harus memegang mouse, Anda tekan kombinasi tombol “[Shift]+[F10]”. Lihat hasilnya. Anda bisa memilih option di menu konteks dengan memanfaatkan tombol panah atas atau panah bawah. Untuk menyetujuinya, tekan “Enter”. Mudah bukan?
Microsoft PowerPoint - Mengembalikan Teks ke Keadaan Standar

Default: Teks yang telah Anda ubah bentuk dan warnanya bisa dikembalikan lagi ke keadaan standar.
Saat Anda membuat teks dalam program PowerPoint, keadaan standarnya akan berwarna hitam dengan jenis huruf yang juga standar bawaan PowerPoint. Oleh karena itu, pengguna PowerPoint sering sekali mengubah warna dan ukuran huruf demi mendapatkan tampilan huruf yang bagus.
Tips:
Setelah Anda selesai mendapatkan desain teks yang baik, tiba-tiba Anda berubah pikiran dan ingin mengganti desainnya lagi. Oleh karena itu, Anda menghapus dan membuat ulang teks tersebut. Padahal, ada cara yang lebih mudah untuk mengembalikan teks ke keadaan standarnya (keadaan awal sebelum Anda mengubah atau mengutak-atik teks). Anda cukup menyeleksi teks tersebut lalu menekan kombinasi tombol “[Alt]+[Space]”. Teks pun dengan cepat akan berubah kembali dengan warna hitam dan ukuran awal.
OpenOffice.org - Percantik Lembar Presentasi dengan Motion Paths

Lebih cantik: Pilih Freeform Line agar presentasi yang Anda buat terlihat lebih cantik.
Percantik presentasi yang Anda buat melalui program OpenOffice.org Impress melalui sentuhan Motion Paths. Feature Motion Paths ini nantinya dapat menggerakkan sejumlah objek yang terdapat dalam lembar presentasi sesuai dengan arah yang diinginkan.
Tips
Pilih objek dalam presentasi yang ingin diberi sentuhan animasi Motion Paths dan klik kanan objek tersebut. Program OpenOffice.org Impress akan menampilkan menu konteks. Anda pilih option "Custom Animation". Selanjutnya, melalui window "Task" yang terletak di sebelah kanan window lembar presentasi, aktifkan "Custom Animation" dan klik tombol “Add”. Dengan sekejab, akan muncul window "Custom Animation" yang menyajikan beberapa tab, seperti "Entrance", "Emphasis", "Exit", dan "Motion Paths".Anda dapat masuk ke dalam tab "Motion Paths" lalu pilih "Freeform Line". Sebelum mengakhiri perintah dengan memilih tombol “OK” dalam window "Custom Animation", Anda juga dapat mengatur kecepatan Motion Paths yang akan dijalankan. Untuk mengatur kecepatan jalannya sebuah objek, Anda dapat mengaturnya melalui kolom "Speed". Kecepatan yang ingin Anda gunakan cukup bervariasi, di antaranya Slow, Medium, Fast, dan Very Fast. Kembali ke lembar presentasi yang sedang Anda buat. Kini, klik dan tahan mouse Anda di atas objek yang ingin diberi sentuhan Motion Paths. Lalu, drag mouse ke sembarang arah hingga muncul garis putus-putus. Garis itulah yang nantinya digunakan sebagai arah jalannya sebuah objek yang sedang Anda pilih. Untuk melihat hasilnya, Anda dapat menekan tombol [F5].
Posted by MaL2
Native Resolution LCD TIdak Tampil
MASALAH: Seseorang yang memiliki monitor Samsung SyncMaster 180T dengan resolusi bawaan (native resolution) 1280x1024 yang masih bagus gambarnya. Sayangnya, setelah meng-update Vista, graphics card-nya justru hanya dapat menampilkan resolusi 1024x768 pada layar. Solusi dengan mengganti resolusinya ke resolusi yang lebih tinggi melalui "Display Properties | Settings" juga tidak memberikan hasil.
DIAGNOSIS: Diagnosis singkat menunjukkan, driver-nya telah aktual (terbaru). meng-install sebuah monitor TFT standar dengan resolusi maksimal 1280x1.024. Oleh karena Windows telah memiliki drivernya, resolusi 1280x1.024 langsung tampil pada TFT. Dan resolusinya akan menjadi normal (1280 x 1.024) setelah memasang kembali LCD.
Sayangnya, slider maksimum dalam "Settings" masih menunjukkan nilai 1024x768. Itu berarti masalahnya masih belum teratasi. Mengganti graphics card lain pun tidak mengatasinya.
SOLUSI: Monitor mengirimkan info resolusi yang salah ke graphics card. Kombinasi driver terbaru (NVIDIA atau AMD/ATI) dan Vista yang tidak menginkan campur tangan pengguna ini justru membawa masalah. Satu-satunya solusi adalah membatalkan update driver yang sebelumnya dilakukan. Ini berarti kembali ke driver graphic card lama dari Microsoft. Dengan trik sedikit "memaksa" ini masalahnya justru bisa diatasi.


MASALAH: Seseorang pengguna membeli dua cartridge tinta HP PhotoSmart P1000 untuk mencetak foto-foto liburan. Namun, setelah cartridge dipasang, printer justru tidak berfungsi. Printer bahkan mengeluarkan bunyi aneh dan driver printer melaporkan bahwa proses cetak tidak dapat dilakukan.
DIAGNOSIS: Saat diperiksa, cartridge-nya asli HP dan jenisnya sesuai dengan printer. Jadi, ada penyebab lainnya. Saya mencoba melakukan pengujian cetak. Bunyi printer mengindikasikan head printer yang tersangkut. Hal ini terlihat dari gerakan head printer yang tersendat-sendat. Sedikit dorongan pada head printer tidak banyak membantu karena head printer kembali tersangkut. Saya memeriksa rel head printer tersebut dan akhirnya menemukan biang keladinya. Masalahnya berawal dari gumpalan tinta hitam yang telah mengering dan memblokir mekanisme pembersih jet tinta dalam posisi diam.

SOLUSI: Saya membersihkan gumpalan tinta tersebut dan printer kembali berfungsi. Setelah Saya tanyakan ke penggunanya, jelaslah persoalannya. Ia sudah menghabiskan lima set cartridge, tetapi hanya dapat mencetak kurang dari 100 lembar foto. Printer yang selama masa penggunaan terhubung dengan PC pasti sudah ribuan kali ON/OFF dan setiap kali selalu membilas tinta. Akibatnya, banyak tinta terkumpul pada busa penampung. Setelah penuh, sisa tinta menumpuk sehingga akhirnya printer pun macet. Dengan mengganti busa, kini printer tersebut kembali berfungsi seperti sedia kala.
Burner Mogok Setelah Instalasi SP2
MASALAH: Tidak lama lagi, Microsoft akan meluncurkan Service Pack 3 untuk Windows XP. Namun, seseorang malah baru menginstal Service Pack 2 (SP2). Itupun, instalasinya bermasalah. Pembakar pada notebook Yakumo miliknya (model UJ-811B dari Matshita Panasonic) tidak lagi berfungsi setelah instalasi SP2 tersebut. Nero tidak mau membakar media atau membatalkannya setelah beberapa saat. Lalu, drive tray meluncur keluar dan software melaporkan pesan „unknown error“.

DIAGNOSIS: Saya menguji semua komponen notebook. Namun, hasilnya negatif. Semua komponen dapat digunakan pada notebook yang lain. Saat diperiksa lebih teliti, chipset Southbridge tampak rusak. Kemungkinan karena terbakar. Solusinya hanya penggantian motherboard.

Selanjutnya, saya memeriksa hard disk dengan pengujian osiloskop untuk mengetahui konsumsi arusnya. Hard disk ini mengkonsumsi sekitar 520 mA yang memang sedikit melebihi spesifikasi USB. Namun, ini belum dapat dijadikan alasan jika chipset langsung terbakar. Saat mengukur konsumsi arus dengan berulangkali menyalakan dan mematikan hard disk, baru masalahnya terjawab.
SOLUSI: Saat dinyalakan, beberapa kali tegangan melonjak sesaat. Konsumsi arus mencapai 2 A (±½ ms) atau 4 kali lebih besar dari spesifikasi USB. Hal ini memang tidak menimbulkan dampak pada peranti USB-nya. Namun, pada Acer Travelmate, lonjakan arus ini langsung merusak chipset.
Tombol Keyboard Bermasalah
MASALAH: Salah seorang redaktur melaporkan bahwa notebook miliknya bermasalah. Deretan huruf 'A' yang panjang muncul di layar, meskipun tombolnya tidak ditekan. Notebook ini tadinya akan langsung dibawa ke service center yang bersangkutan. Namun, karena garansinya sudah habis, tidak ada salahnya saya mencoba memeriksanya terlebih dahulu.

Posted by MaL2
Windows 7
Windows adl software dengan berbagai improvisasi dari Microsoft untuk menggantikan system Windows Vista, termasuk UAC (User Account Control) dan interface yang handal yang tidak membuat pengguna kecewa. Fitur yang signifikan di Windows 7 adalah virtualisasi, sebuah teknologi yang akan memperbolehkan satu komputer untuk menjalankan beberapa system operasi atau aplikasi yang berbeda.Windows 7 direncanakan akan diluncurkan oleh Microsoft secara serentak untuk pengguna umum pada tanggal 22 Oktober 2009. Pada saat itu, Windows 7 akan siap dalam 14 bahasa yakni Inggris, Spanyol, Jepang, Jerman, Perancis, Italia, Belanda, Rusia, Polandia, Brazil Portugis, Korea, dan Cina. Sedangkan untuk bahasa lainnya (siap dirilis pada 31 Oktober 2009) adalah Turki, Portugis, Hongaria, Swedia, Denmark, Norwegia, Finlandia, Yunani, Ukraina, Romanian Arab, Lithuania, Bulgaria, Estonia, Slovekia, Thailand, Ibrani, Croasia, Serbia Latin, dan Latvia.
Kelebihan :
1. proses boot/shut down lebih cepat
2. konsumsi daya CPU, hard disk (HD) dan memori yang dibutuhkan system service lebih sedikit
3. Mengoptimisasi prefetching baik untuk HD maupun SSD
4. Tampilan Lebih bagus dari segi 3 demensinya yang menonjol
5. Fitur sekurity yang benar-benar ketat.
Kelemahan / Kekurangan :
1. Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di Windows 7
2. Bug pada Windows Player 12
3. Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7
4. Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7
USB 3.0
Prototipe dari kabel Universal Serial Bus (USB) versi 3.0 yang tengah ditunggu-tunggu akhirnya muncul juga. Keunggulan yang kerap disebut-sebut adalah kecepatannya yang mencapai 10 kali lipat dibanding USB 2.0, atau jika dihitung secara teori kecepatannya 4,8 Gbps. Artinya, file berukuran 27 Gb akan berpindah ke device lain hanya dalam waktu 70 detik.
Siapa bilang sebuah desktop PC tampil membosankan. Lenovo Idea Centre A600 membuat pandangan ini menjadi tidak berlaku lagi. Lenovo IdeaCentre A600 memang memiliki tampilan yang berbeda dengan kebanyakan PC. Sekilas malah lebih mirip dengan sebuah TV LCD.
Hal ini mengingat ukuran layar yang dimiliki produk ini. Lenovo IdeaCentre A600 memiliki display 21,5 inci LCD. Dimensinya yang masih terbilang tipis juga membuatnya semakin mirip dengan TV LCD kebanyakan. Masih ditambah dengan layar wide screen dengan rasio 16:9.
Ponsel tenaga surya yang waktu itu diperkenalkan Indosat di ajang Indonesian Celluler Show (ICS) 2009, kini mulai dirilis ke pasar. Namun sayang, harganya jadi sedikit lebih mahal.
Harga ponsel 'Gaya' ini dibanderol Rp 480 ribu. Padahal waktu di ICS, ponsel yang dipesan khusus Indosat dari produsen Comtiva Technology asal Amerika Serikat, katanya akan dilepas dengan harga Rp 450 ribu.
Dari penjelasan tertulis Indosat, harga segitu sudah termasuk bundling kartu perdana prabayar Mentari yang menghadirkan bonus 50 SMS setiap akumulasi isi ulang Rp 20 ribu, bonus internet 220 menit, dan bonus bicara 120 menit.
Sesuai dengan namanya, ponsel tenaga surya ini jelas lebih berguna bagi pengguna luar ruang alias outdoor. Ponsel trendi yang diklaim anti guncang dan anti debu ini, memiliki power management berupa automatic charge jika terkena sinar matahari, apabila kapasitas baterai kurang dari 90%.
ASUS Eee PC 1004DN Netbook Kini dengan Built-in DVD Writer dan HD Ready
Akhirnya.. Adalah ASUS yang pertama kali memberikan pilihan netbook dengan built-in optical drive. Selain dilengkapi dengan sebuah built-in Super-multi DVD Writer, ASUS Eee PC 1004DN juga hadir dengan chipset Intel GN40 dengan X4500 graphics yang mampu memainkan HD video playback 720p (1080p dengan beberapa tweak). Kemampuan HD video playback ini didukung oleh battery 6 cell dengan run time hingga 5.5 jam.
Seperti layaknya netbook pada umumnya, ASUS Eee PC 1004DN juga menggunakan prosesor Intel Atom (N280 1,66GHz), layar sebesar 10.2-inch, 120GB HDD, 1GB RAM dan sebuah ExpressCard 34 slot dengan total bobot 1,6kg. Kehadiran built-in optical drive pada netbook ini tampaknya tidak memberikan penambahan bobot yang signifikan (bobot rata-rata netbook 10-inch tanpa built-in optical drive adalah sekitar 1,3-1,5kg). ASUS Eee PC 1004DN diperkirakan akan hadir dengan harga sekitar USD609.
Kingston DT300 diklaim memiliki kecepatan read 20MB/s dan write 10MB/s. Kingston juga melengkapi DT300 dengan feature Password Traveler dimana Anda dapat melindungi data Anda dengan proteksi password tanpa membutuhkan hak akses administrator. Selain itu, DT300 juga tetap menggunakan desain cap-less yang melindungi konektor USB ketika tidak digunakan, dan Windows ReadyBoost yang memungkinkan penggunaan flash disk ini sebagai disk cache pada sistem operasi Windows Vista dan Windows 7.